2013-05-27

Akankah Aplikasi Chatting Gratis Mengalahkan Popularitas SMS?

Bermacam - macam aplikasi chatting yang sempat populer kembali melakukan promosi besar-besaran di media cetak maupun elektronik. Aplikasi chat semacam Line yang sudah lama populer dikalangan pengguna smartphone kini sibuk dengan promosi 'download berhadiah'. Setelah sebelumnya WeChat dan Kakao Talk sukses merebut pasar chatting online di indonesia kini, Line merasa terancam dengan eksistensinya.

aplikasi free chat semakin populer

Popularitas chatting online semakin bertambah di indonesia


Data terbaru yang kang topjer dapatkan, sms chatting milik WhatsApp sudah mencapai angka 19 miliar pesan yang dikirim melalui aplikasi ini pada tahun 2012 kemarin. Data ini menggambarkan eksistensi sms semakin tersaingi dengan kehadiran aplikasi chat yang semakin populer.

Belum lagi, line yang mengeluarkan promo terbaru download gratis berhadiah Honda brio dan Honda scoopy periode 25 April - 2 Agustus 2013. Siapa yang tidak tertarik mendapat hadiah hanya dengan download aplikasi gratis?

Lain halnya dengan WeChat dan Kakao Talk yang terbilang sebagai pendatang baru di indonesia. Kedua aplikasi chatting online ini sukses merebut hati pengguna android, symbian dan blackberry dengan fitur yang berbeda dari aplikasi free chat lain.

Akankah Aplikasi Chatting Online Mengalahkan SMS?

Banyaknya ponsel smartphone yang beredar di pasaran menjadi faktor utama semakin populer aplikasi chat di indonesia. Target utama pengguna aplikasi chatting adalah pemakai smartphone Android, Nokia symbian dan Blackberry.

Jauh sebelum smartphone populer di indonesia, sudah banyak aplikasi free chat untuk handphone java seperti Nimbuzz, eBuddy, Morange, Mxit dan Mig33 yang memiliki banyak pengguna. Masihkah anda menggunakan salah satu aplikasi tersebut?

nimbuzz chat

Aplikasi nimbuzz paling populer untuk pengguna ponsel jadul


Semboyan free chat atau free call memang menjadi daya tarik tersendiri apalagi, telepon gratis masih menjadi hal yang mahal di indonesia. Namun sayangnya, pengguna internet di indonesia belum mengerti cara kerja telepon online 'gratis' lewat aplikasi chat.

Memang benar, panggilan suara via aplikasi chatting tidak mengeluarkan biaya tambahan atau lebih tepatnya gratis. Namun demikian, akses internet yang anda keluarkan tidak lah gratis.

Kesempatan inilah yang dimanfaatkan operator seluler untuk berlomba-lomba menyediakan paket data murah sesuai kebutuhan pelanggan. Meskipun faktanya, kualitas layanan yang diberikan belum maksimal dan cenderung membingungkan pelanggan.

Akses internet yang sudah menjadi kebutuhan sehari-hari pengguna smartphone semakin menguntungkan provider paket data. Pengguna smartphone seakan 'dipaksa' untuk berlangganan paket data internet agar dapat menikmati semua fasilitas online yang ada di dalam ponsel.

Dan dampaknya, pengguna ponsel smartphone lebih memilih menggunakan media aplikasi chatting untuk berkomunikasi pesan teks atau bahkan mencari teman online baru.